Deyerick’s posterous

Beautiful Pic

Sometimes in life, you find a special friend;
Someone who changes your life
just by being part of it.
Someone who makes you laugh
until you can't stop;
Someone who makes you believe
that there really is good in the world.
Someone who convinces you
that there really is an unlocked door
just waiting for you to open it.

Always try to help a friend in need

Believe in yourself

Be brave...but it's ok to be afraid sometimes

Study hard

 

Give lots of kisses

Laugh often

 

Don't be overly concerned with your weight, it's just a number

Always try to see the glass half full

Meet new people, even if they look different to you

Remain calm, even when it seems hopeless

Take lots of naps..

Be weird whenever you have the chance

 

Love your friends, no matter who they are

Don't waste food

RELAX

Take an occasional risk

Try to have a little fun each day.
...it's important

 

Work together as a team

 

Share a joke with friends

Fall in love with someone..

 

...and say "I love you" often

 

Express yourself creatively

Be conscious of your appearance

 

Always be up for surprises

Love someone with all of your heart

 

Share with friends

Watch your step

It will get better

 

There is always someone who loves you more than you know

 

Exercise to keep fit

Live up to your name

Seize the Moment

 

Hold on to good friends; they are few and far between

Indulge in the things you truly love

Cherish every Sunday

At the end of the day... PRAY

....... and close your eyes

And smile at least once a day!

 




Comments [0]

Fancy Dress Competition 4 Dogs - Too Good




www.FunAndFunOnly.net) - SridhaR" rel="nofollow" style="color: rgb(0, 0, 0); text-decoration: none;" target="_blank">


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 



Comments [0]

Stress Relieving Exercises


 

 

Stress relieving – Start every morning  

 


 

       
       
       
       
       


Do These Facial Exercises every two hours.
Great for stress relief!
* 

 

 

__________________________________________________



Comments [0]

BAN "BotaK"

Kenapa Ban Belakang lebih cepat "BotAK"? Yang jelas bukan karena
"Memikirkan" bagaimana cara untuk Mendahului ban depan, Tapi karena
BErusaha Membantu Ban depan bisa Berputar. Lets Help Each Other :D

Comments [0]

Comments [0]

Air berkhasiat dari Jombang

Air Berkhasiat Dukun Cilik Ponari Sudah Diproduksi Masal
Bapak Ibu semua,... fenomena khasiat air dukun cilik Ponari telah
membius berjuta juta orang.
Bahkan mereka rela ngantri berdesak-desakan, berhari-hari, dari daerah
asal yg juuaauuhhh disana, bahkan ada yang mati keinjak-injak
segala... sampai akhirnya praktek dukun cilik Ponari harus dihentikan
polisi.
 
Beberapa hari lalu, air comberan rumah ponari puh jadi rebutan.
Kemudian, banyak orang yang ngusulkan supaya batunya ponari dicelupkan
ke telaga atau laut, supaya bisa dimanfaatkan oleh semua orang.
 
Nah...., kini harapan itu bukan cuma harapan lagi.
Karena kini air berkhasiat Ponari telah diproduksi masal, dan telah
masuk ke rak-rak utama di supermarket di seluruh pelosok tanah
air.........
 
Berikut ini adalah foto-fotonya:
 
 
 
kemasan kaleng air ponari
 
 
 
 
 
 
Note : Simpan di tempat sejuk lebih nikmat..............
 
 
 
 
 
===========================================================================
 
 
 
 
  Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan
Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Comments [0]

Don't ever give up.....


kemenangan tidak selamanya didapatkan oleh siapa yang lebih kuat atau lebih cepat dan sempurnanya fisik
tetapi kemenangan selalu diperoleh oleh mereka yang berpikir dan bertindak bahwa saya pasti menang.






 
 

 
 

 
 

 
 

 
 

 
 


 

 

 


 

 

 

 

 

 



. 
 


 

 

 

Comments [0]

Donut & Push U-Good4U

Ada seorang Profesor mata kuliah Religi yang bernama Dr.Christianson yang mengajar di sebuah perguruan tinggi kecil di bagian barat Amerika Serikat. Dr. Christianson mengajar ke-Kristenan di perguruan tinggi ini dan setiap siswa semester pertama diwajibkan untuk mengikuti kelas ini. Sekalipun Dr. Christianson berusaha keras menyampaikan intisari Injil kepada kelasnya, ia menemukan bahwa kebanyakan siswanya memandang materi yang diajarnya sebagai suatu kegiatan yang membosankan. Meskipun ia sudah berusaha sebaik mungkin, kebanyakan siswa menolak untuk menanggapi Kekristenan secara serius.

Tahun ini, Dr. Christianson mempunyai seorang siswa yang spesial yang bernama, Steve. Steve belajar dengan tujuan untuk melanjutkan studinya ke seminari dan mau masuk ke dalam pelayanan. Steve seorang yang popular, ia disukai banyak orang, dan seorang atlet yang memiliki fisik yang prima dan ia merupakan siswa terbaik di kelas professor itu.


Suatu hari, Dr Christanson meminta Steve untuk tidak langsung pulang setelah kuliah karena ia mau berbicara kepadanya. "Berapa push up yang bisa kamu lakukan?" St
eve menjawab, "Saya melakukan sekitar 200 setiap malam." "200?  Lumayan itu, Steve," Dr. Christianson melanjutkan. "Apakah kamu dapat melakukan 300?" Steve menjawab, "Saya tidak tahu. Saya tidak pernah melakukan 300  sekaligus." "Apakah kamu pikir kamu dapat melakukannya?" tanya Dr.Christianson."Ok, saya bisa coba," jawab Steve.

"Saya mempunyai satu proyek di kelas dan saya memerlukan kamu untuk melakukan 10 push up setiap kali, tapi sebanyak 30 kali, jadi totalnya 300. Dapatkah kamu melakukannya?" tanya sang profesor. Steve menjawab, "Baiklah, saya pikir saya
bisa. Ok, saya akan melakukannya." Dr Christianson berkata, "Bagus sekali! Saya memerlukan Anda untuk melakukannya Jumat ini." Dr Christianson menjelaskan kepada Steve apa yang ia rencanakan untuk kelas mereka pada Jumat itu.

Pada hari Jumat, Steve datang awal ke kelas dan duduk di bagian depan kelas.. Saat kelas bermula, sang profesor
mengeluarkan satu kotak besar donut. Bukan donut yang biasa tetapi yang besar dan yang punya krim di tengah-tengah. Setiap orang sangat bersemangat karena kelas itu merupakan kelas terakhir pada hari itu dan mereka bisa menikmati akhir pekan mereka setelah pesta di kelas Dr Christianson.

Dr. Christianson pergi ke baris pertama dan bertanya, "Cynthia, apakah kamu mau salah satu dari donut ini?" Cynthia menjawab, "Ya". Dr. Christianson lalu berpaling kepada Steve, "Steve, apakah kamu mau melakukan 10 push up agar Cynthia bisa mendapatkan donut ini?" "Tentu saja!" Steve lalu melompat ke lantai dan dengan cepat melakukan 10 push up. Lalu Steve kembali ke tempat duduknya. Dr.Christianson meletakkan satu donut di meja Cynthia.


Dr. Christianson lalu pergi siswa selanjutnya, dan bertanya, "Joe, apakah kamu mau suatu donut?" Joe berkata, "Ya." Dr. Christianson bertanya, "Steve, maukah kamu melakukan 10 push up supaya Joe bisa mendapatkan donutnya?"

Steve melakukan 10 push up, dan Joe mendapatkan donutnya. Begitulah selanjutnya, di baris yang pertama. Steve melakukan 10 push up untuk setiap orang sebelum mereka mendapatkan donut mereka.

Di baris yang kedua, Dr.
Christianson berhadapan dengan Scott. Scott seorang pemain basket, dan fisiknya sekuat Steve. Ia juga seorang yang sangat popular dan punya banyak teman wanita.
Saat profesor bertanya, "Scott apakah kamu mau donut?" Jawaban Scott adalah, "Baiklah, bisakah saya melakukan push up saya sendiri?" Dr. Christianson berkata, "Tidak, Steve harus melakukannya." Lalu Scott berkata, "Kalau begitu, saya tidak mau donutnya." Dr. Christianson mengangkat bahunya dan berpaling kepada Steve

dan meminta, "Steve, apakah kamu mau melakukan 10 push up agar Scott bisa mendapatkan donut yang tidak ia kehendaki?" Dengan ketaatan yang sempurna Steven mulai melakukan 10 push up. Scott berteriak, "HEI! Saya sudah berkata, saya tidak menginginkannya!" Dr Christianson berkata, "Lihat di sini! Ini kelas saya dan semuanya ini donut saya. Biarkan saja di atas meja jika kamu tidak menginginkannya." Ia lalu menempatkan satu donut di atas meja Scott.


Di waktu ini, Steve sudah mulai melakukan push up dengan agak perlahan. Ia hanya duduk di lantai saja karena terlalu
capek untuk kembali ke tempat duduknya. Ia mulai berkeringat. Dr. Christianson mulai di baris ketiga. 
Para siswa sudah mulai merasa marah. Dr Christianson bertanya kepada Jenny, "Jenny, apakah kamu mengingikan donut ini?" Dengan tegas Jenny menjawab, "Tidak." Lalu Dr. Christianson bertanya Steve, "Steve, maukah kamu melakukan 10 push up lagi agar Jenny bisa mendapatkan donut yang tidak ia mau?"

Steve melakukan 10 push up dan Jenny mendapatkan satu donut.


Ruang sudah mulai dipenuhi oleh rasa tidak nyaman. Para siswa sudah mulai berkata,"Tidak!" dan semua donut dibiarkan di atas meja tanpa ada yang memakannya. Steve sudah kelelahan dan harus berusaha keras untuk tetap terus melakukan push up untuk setiap donut itu. Lantai tempat ia melakukan push up sudah dibasahi keringatnya dan lengannya sudah mulai kemerahan.Dr Christianson bertanya kepada Robert, seorang ateis yang paling lantang suaranya kalau berdebat di kelas, apakah ia mau membantu untuk  memastikan bahwa Steve tidak curang dan tetap melakukan 10 push up untuk setiap donut karena dia sendiri sudah tidak sanggup melihat Steve melakukan push upnya.


Dr. Christianson sudah sampai ke baris ke-empat sekarang. Dan beberapa siswa dari kelas yang lain yang sudah bergabung di kelas itu dan mereka duduk di tangga. Saat profesor menghitung kembali, ternyata ada 34 siswa sekarang di kelas. Ia mulai khawatir apakah Steve dapat melakukannya. Dr. Christianson melanjutkan dari satu siswa ke siswa yang selanjutnya sampai ke akhir baris itu. Dan Steve sudah mulai bergumul. Ia membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan push up-nya. Steve bertanya kepada Dr. Christianson, "Apakah hidung saya harus menyentuh lantai untuk setiap push up yang saya lakukan?" Dr.Christianson berpikir sejenak dan berkata, "Semuanya ini push up kamu. Kamu yang pegang kendali. Kamu bisa melakukan apa saja yang kamu mau." Dan Dr. Christianson melanjutkan ke siswa yang selanjutnya.


Beberapa saat kemudian, Jason, seorang siswa dari kelas lain dengan santai mau masuk ke kelas, dan sebelum ia melangkahi masuk, seluruh kelas berteriak serentak, "JANGAN! Jangan masuk! Kamu berdiri di luar saja!" Jason kaget karena ia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Steve mengangkat kepalanya dan berkata, "Tidak, biarkan dia masuk."


Professor Christianson berkata, "Kamu sadar bahwa jika Jason masuk, kamu harus melakukan 10 push up untuk dia?"

Steve berkata, "Ya, biarkan dia masuk. Berikan donut kepadanya." Dr.Christianson berkata, "Ok Steve. Jason, kamu mau donut?" Jason yang baru masuk ke kelas dan tidak tahu apa-apa menjawab, "Ya, tentu saja, berikan saya  donut."

Steve melakukan 10 push up dengan sangat perlahan dan bersusah payah. Jason yang kebingungan diberikan satu donut. Dr. Christianson sudah selesai dengan baris ke-empat dan mulai ke tempat siswa-siswa dari kelas lain yang duduk di tangga.Tangan Steve sudah mulai gemetaran dan ia harus bergumul untuk mengangkat dirinya melawan tarikan gravitas. Di waktu ini, keringatnya bercucuran, dan tidak kedengaran apa-apa kecuali bunyi nafasnya yang kencang. Mata setiap orang di kelas itu mulai basah. Dua siswa terakhir adalah dua siswa perempuan yang sangat popular, Linda dan Susan.


Dr. Christianson pergi ke Linda, "Linda, apakah kamu mau donut?" Linda dengan sedih berkata, "Tidak, terima kasih". Professor Christianson dengan perlahan bertanya, "Steve, maukah kamu melakukan 10 push up supaya Linda bisa mendapatkan donut yang tidak ia  mau?" Dengan pergumulan yang berat, Steve dengan perlahan melakukan push-up untuk Linda. Lalu Dr Christianson berpaling kepada siswa yang terakhir,Susan. "Susan, kamu mau donut ini?" Susan dengan air mata yang berlinangan di pipinya mulai menangis. "Dr Christianson, mengapa saya tidak boleh membantunya?


Dr. Christianson, dengan mata yang berkaca-kaca berkata, "Tidak, Steve harus melakukannya sendirii saya telah memberinya tugas itu dan ia bertanggungjawab untuk memastikan setiap orang mempunyai kesempatan untuk mendapat donut itu, tidak peduli apakah mereka menginginkannya atau  tidak. Hanya Steve seorang saja yang mempunyai nilai yang sempurna. Setiap orang telah gagal dalam ujian mereka, mereka entah bolos kelas atau memberikan saya tugas yang di bawah standar. Steve memberitahu saya di latihan football, saat seorang pemain buat salah, ia harus buat push up. Saya memberitahu Steve bahwa tidak seorang pun dari kalian yang boleh datang ke pesta saya melainkan ia membayar harga dengan melakukan push up bagi kalian. Steve dan saya telah membuat perjanjian demi kalian semua."


"Steve, maukah kamu membuat 10 push up supaya Susan bisa mendapatkan donut?" Steve dengan sangat perlahan melakukan 10 push up yang terakhirnya. Ia tahu ia sudah menyelesaikan semua yang harus dia lakukan. Secara total, Steve telah melakukan 350 push up, tangannya tidak tahan lagi dan ia jatuh tersungkur ke lantai. Dr. Christianson lalu berpaling ke kelas dan berkata, "Dan, demikianlah, Juru Selamat kita, Yesus Kristus, di atas kayu salib, ia telah melakukan semua yang dibutuhkan olehnya. Ia menyerahkan semuanya. Dan seperti mereka yang ada di ruangan ini, banyak di antara kita yang membiarkan hadiah itu begitu saja di atas meja, sama sekali tidak kita jamah."


Dua siswa mengangkat Steve dari lantai untuk duduk di kursi, walaupun sangat lelah secara fisik, Steve tersenyum bahagia. "Engkau sudah berbuat dengan baik, hambaku yang baik dan setia," kata professor dan ia menambahkan, "Tidak semua khotbah disampaikan dengan  kata-kata." Berpaling kepada kelas, profesor berkata, "Harapan saya adalah kalian dapat memahami dan sepenuhnya mengerti akan semua kekayaan kasih karunia dan rahmat yang telah diberikan kepada kalian lewat pengorbanan Yesus Kristus. Allah tidak menyayangkan putra satu-satu-Nya, tetapi menyerahkan dia untuk kita semua. Apakah kita memilih untuk menerima menolak karunia-Nya, harganya sudah lunas dibayar." kita akan menjadi orang yang bodoh dan yang tidak bersyukur dengan meninggalkan hadiah itu di atas meja?".


Comments [0]

'Persahabatan bagai Kepompong' nyanyi dulu yukkk

Dulu kita sahabat

 teman begitu hangat
 mengalahkan sinar mentari
 Dulu kita sahabat berteman bagai ulat
, berharap jadi kupu-kupu  Kini kita melangkah berjauh-jauhan
 kau jauhi diriku karena sesuatu
 mungkin ku terlalu bertindak kejauhan…
 . Namun itu karena ku sayang….


Persahabatan bagai kepompong
 mengubah ulat menjadi kupu-kupu
 Persahabatan bagai kepompong
 hal yang tak mudah berubah jadi Indah
 Persahabatan bagai kepompong
 memaklumi teman hadapi perbedaaan
 Persahabatan bagai kepompong
 na na na na na…


Semua yang berlalu biarkanlah berlalu
 seperti hangatnya mentari
 Siang berganti malam
 sembunyikan sinarnya hingga dia bersinar lagi
 Dulu kita melangkah berjauh-jauhan
 kau jauhi diriku karena sesuatu
, mungkin ku terlalu bertindak kejauhan…
 Namun itu karena ku sayang…..


Persahabatan bagai kepompong
  mengubah ulat menjadi kupu-kupu
 Persahabatan bagai kepompong
 hal yang tak mudah berubah jadi Indah
 Persahabatan bagai kepompong
 memaklumi teman hadapi perbedaan
 Persahabatan bagai kepompong kepompongg….....


Na na na na na na na na na na………

 

--

 

 

 

Comments [0]

Bayangkan Tuhan berbicara padamu dan berujar


Engkau tidak usah pintar untuk menghiburku; yang engkau harus lakukan  adalah ingin mengasihiKu. Bicaralah padaKu, sebagaimana engkau bicara  pada orang yang engkau sukai.
Apakah ada orang yang ingin engkau doakan?

Katakanlah nama-nama mereka padaKu, dan mintalah sebanyak yang kau  inginkan. Aku pemurah dan mengetahui semua kebutuhan mereka, namun  Aku ingin engkau menunjukkan kasihmu pada mereka dan padaKu, dengan  jalan mempercayakan padaKu untuk melakukan apa yang Kuanggap terbaik. Ceritakan padaKu tentang si miskin, si sakit dan para pendosa; dan apabila engkau  telah kehilangan persahabatan ataupun kasih dari seseorang, ceritakan  padaKu tentang hal itu juga.

Apakah ada yang kau inginkan untuk jiwamu?

Bila kau mau, kau dapat menuliskan suatu daftar yang panjang tentang  semua kebutuhanmu, dan bacakanlah daftar itu padaKu. Katakanlah padaku tentang kebanggaanmu, ketersinggunganmu, sifat  mementingkan diri sendiri, kekikiran dan kemalasanmu. Janganlah malu  mengatakannya; ada banyak orang kudus di surga yang pernah mengalami  apa yang kau alami; mereka pernah berbuat kesalahan-kesalahan seperti  engkau; mereka berdoa padaKu dan lambat laun kesalahan mereka diperbaiki.

Janganlah ragu memohon padaKu berkat-berkat untuk tubuh dan pikiranmu; untuk kesehatanmu, ingatanmu dan keberhasilanmu. Aku dapat memberikan apapun, dan Aku memang selalu memberikan apa saja untuk membuat  jiwa-jiwa menjadi lebih suci.

Apakah yang kau inginkan hari ini? Katakanlah padaKu, karena Aku ingin berbuat baik padamu.

Apakah rencana-rencanamu? Katakanlah padaKu.

Apakah ada orang yang ingin kau hibur? Apakah yang ingin kau perbuat bagi  mereka?

Dan, apakah kau tidak ingin berbuat sesuatu bagiKu? Apakah  kau tidak ingin berbuat sedikit kebaikan bagi jiwa  teman-temanmu yang mungkin telah melupakan Aku? Ceritakanlah tentang  kegagalan-kegagalanmu, dan Aku akan menunjukkan padamu hal-hal yang  menjadi penyebabnya. Apa sajakah kecemasanmu? Siapakah yang membuatmu  menderita?

Ceritakanlah semuanya padaKu, dan tambahkanlah bahwa kau akan memaafkan dan melupakannya dan Aku akan memberkatimu.

Apakah kau takut akan sesuatu? Apakah ada ketakutan yang menyiksa dan tak berdasar yang kau rasakan? Percayakanlah dirimu padaKu. Aku ada di  sini. Aku tidak akan meninggalkanmu.

Apakah engkau tidak mempunyai berita-berita gembira untuk diceritakan padaKu? Mengapa tidak kau ceritakan tentang kebahagiaanmu padaKu? Katakanlah padaku apa yang telah terjadi sejak kemarin, untuk menghibur dan menyenangkan hatimu. Apapun itu, betapapun besarnya, betapapun kecilnya, Akulah yang menyiapkannya (untukmu). Tunjukkanlah rasa  syukurmu dan berterima kasihlah kepadaKu.

Apakah kau bertekad untuk tidak terjebak dalam godaan-godaan?

Apakah telah kau putuskan mana buku-buku yang buruk dan persahabatan-persahabatan yang tidak baik? Semua itu mengganggu ketenangan jiwamu. Apakah engkau akan berbaik hati pada orang yang menyakitimu?

Baiklah, pergilah sekarang. Teruskanlah pekerjaanmu. Cobalah untuk lebih tenang, lebih rendah hati, lebih pengertian, lebih baik; dan datanglah segera dan bawa padaKu hati yang lebih mengabdi. Besok aku akan memberimu lebih banyak berkat.

"Inilah kasih itu. Bukan kita mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita, dan yang telah mengutus AnakNya sebagai pendamaian  bagi dosa-dosa kita" (1 Yohanes 4:10)


Comments [0]